About Author
Rochmad Nurul Hidayat atau yang sering dipanggil dengan Rochmad atau Hida (nama panggilan di keluarga). Author dari blog ini lahir pada tanggal 18 Maret 1988 di kota Solo. Masa kecil author dihabiskan dengan bapak, ibu beserta eyang putri tercinta. Author sebenarnya anak kedua akan tetapi Tuhan menakdirkannya menjadi anak tunggal karena kakak Author meninggal dunia ketika Author masih kecil. Author mengawali pendidikan formalnya di TK Taman Putera Mangkunegaran Solo pada tahun 1992 – 1994. Tahun 1994 – 2000 SD Negeri Bromantakan 56 Solo menjadi tempat belajar Author untuk pendidikan tingkat sekolah dasar. Masa kecil Author sering diselimuti dengan pengawalan ketat dari bapak, ibu serta eyang putri. Mereka melakukan hal itu karena khawatir dengan peristiwa meninggalnya kakak Author yang bernama Sari. Hampir tiap pergi ke sekolah, pergi mengaji atau TPA Author selalu di kawal oleh orang suruhan eyang putri. Selama kecil Author bagaikan anak rumahan yang tidak pernah keluar rumah dan bergaul dengan lingkungan rumah sekitar. Orang tua beserta eyang putri Author selalu melarang Author untuk keluar rumah. Mereka khawatir dengan sesuatu yang tidak diinginkan akan menimpa Author jika Author keluar rumah. Sekitar tanggal 17 Juni 1999 Author ditinggal eyang putri untuk pergi selamanya. Saat itu Author sangat sedih dan kesehariannya diselimuti rasa murung karena eyang putri sangat berarti bagi Author. Walaupun eyang putri sering mengekang Author akan tetapi eyang putri merupakan seseorang yang selalu menemani Author ketika beliau masih ada. Beliau sering mengajarkan Author banyak hal mulai dari agama, sopan santun, budaya jawa, tata krama, serta hal hal yang berkaitan dengan pelajaran sekolah. Beliau juga selalu menemani Author di saat Author kesepian, menemani melihat Kamen Rider Black (Film favorite Author). Eyang putri adalah figur yang pernah dikenal Author sebagai figur yang baik dalam masalah ibadah, agama beserta budaya jawa.
Semenjak eyang putri meninggal dunia Author merasa sudah tidak ada lagi yang bisa menggantikan eyang putri. Author perlahan lahan menjadi anak yang serasa lepas dari kekangan.Sampai pada akhirnya ketika Author menginjak usia remaja yang duduk di bangku SMP (SMP Negeri 10 Solo) tahun 2000, Author serasa mendapatkan kebebasan yang belum pernah didapatkan sebelumnya.
Sebenarnya Author pernah ditawari oleh om, pakdhe Author untuk pindah sekolah di Jakarta saat Author sudah lulus SD, akan tetapi orang tua Author meminta Author untuk bersekolah di kota Solo saja. Sbenarnya tujuan Om, serta Pakdhe Author mengajak Author pindah ke Jakarta adalah untuk mendidik Author menjadi anak yang mandiri dan sekalian menghapus kesedihan Author ketika Author ditinggal eyang putri. Di bangku SMP Author terlihat sebagai pribadi yang diam di depan teman teman SMP Author. Author adalah orang yang tidak suka membuat masalah dengan orang, akan tetapi jika ada yang membuat maslaah dengan Author maka tidak segan segan Author akan membalasnya dengan lebih pada orang orang yang berbuat masalah dengan Author. Pernah ada teman SMP Author yang menghina orang tua Author ketika Author sedang mengerjakan tugas sekolah di kelas. Saat itu juga Author mengingatkan teman tersebut akan tetapi sang teman justru malah ngajakin Author berantem. Apa boleh buat Author mengiyakannya. Author menghajar sang teman tersebut hingga babak belur dan berakhir pada sidang BP oleh sekolah. Karena merasa benar Author berani menyampaikan apa yang terjadi sebenarnya di depan sidang BP. Dan terpaksa Author menghajar sang teman tersebut di depan sidang BP karena sang teman mengatakan yang tidak sebenarnya.
Di masa SMP Author juga merupakan tipikal orang yang sering mengadu adrenalin dengan kebut kebutan motor. Hal ini tidak diketahui oleh bapak, ibu serta teman teman sekelas Author jika Author sering melakukan kebut kebutan dan balapan motor, hanya almarhum kakak sepupu Author saja yang mengetahuinya. Ada suatu pengalaman bagi Author ketika hendak mulai balapan, Author lupa untuk sholat Isya. Teman teman Author mengetawakan Author kenapa masih sempat sempatnya bilang “saya sholat dulu ya” ketika balapan hampir dimulai. Alhamdulillah pada saat balapan tersebut Author menang
*thanks GOD*
Masa duduk di bangku SMP Author sering berantem, balap motor, kebut kebutan nggak jelas. Akan tetapi Author memiliki prinsip sekolah adalah tempat belajar sedangkan di luar sekolah adalah saat yang tepat digunakan untuk hal selain sekolah termasuk balapan ![]()
Semenjak SMP tiap liburan sekolah Author menghabiskan liburannya di Jakarta. Sebenarnya tidak hanya masa SMP saja akan tetapi pada saat SD pun Author juga sering menghabiskan liburan sekolahnya di Jakarta. Hal ini membuat Author perlahan lahan menyenangi kota Jakarta sebagai tempat untuk berjugan di masa depannya.
Ketika duduk di bangku kelas 2 tepatnya hampir kelas 3 SMP eyang putri (Ibu dari bapak) berpesan “nak jadilah orang yang rendah hati, jangan jadi orang yang selalu merugikan atau benalu bagi orang lain. Dan biasanya cewe juga menyenangi laki – laki yang bertanggung jawab” Mendengar pesan eyang Author sedikikt demi sedikit berubah menjadi orang baik baik. Ditambah lagi saat Author melihat sendiri dengan mata kepala Author saat teman balapan Author meninggal karena kecelakaan di saat balapan membuat Author perlahan lahan berhenti dari balapan. Selain itu faktor utama yang meyebabkan Author berhenti dan tidak kembali lagi untuk balapan adalah meninggalnya kakak sepupu Author. Saat itu Author sangat takut dan trauma saat kaka sepupu Author meninggal juga karena kecelakaan, akan tetapi kecelakaan yang dialami oleh kakak sepupu Author adalah kecelakaan mobil.
Kelas 3 SMP Author mulai rajin untuk belajar karena kelas 3 adalah saat penentuan kelulusan dan penetuan SMA mana sebagai tempat melanjutkan study. Author mulai menghilangkan kebiasaan berantem dengan teman dan mulai menjadi orang yang benar benar bertanggung jawab serta bisa diandalkan. Waktu kelas 3 SMP ini Author mengalami musibah gagar otak ringan yang menyebabkan Author sakit selama kurang lebih satu bulan di saat menjelang ujian akhir nasional. Gagar otak yang dialami Author dikarenakan tema Author memukul kepala Author dengan jangka kayu. Teman Author iri saat Author dipilih sebagai perwakilan dari SMP mengikuti lomba IPA tingkat kota untuk level SMP. Saat itu Author satu team dengan Eriza Kusumawardhani (Icha). Seminggu setelah lomba IPA, insiden pemukulan kepala terjadi dan Author harus tidak masuk sekolah karena sakit selama kurang lebih satu bulan. Konon kabarnya teman Author yang memukul kepala Author jelouse saat Author satu team dengan Icha karena teman Author tersebut memendam perasaan suka dengan Icha
Tahun 2003 Author juga ditawarin lagi untuk masuk SMA di Jakarta oleh Om, Pakdhe Author akan tetapi Author diharuskan bapak, ibu untuk masuk SMA Negeri 1 Solo. Masuk SMA Negeri 1 Solo juga merupakan cita cita almarhumah eyang putri Author ketika beliau masih hidup. Beliau menginginkan cucu kesayangannya menjadi salah satu Kassmadji (Keluarga Besar Alumni SMA Sidji). Sebenarnya pilihan Author adalah SMA Taruna Nusantara (jika di luar kota) dan SMA Negeri 4, SMA Negeri 3 (jika di dalam kota). Karena alasan dana makan Author dimasukkan bapak ibu di SMA Negeri 1 Solo. Di SMA ini Author merasa kurang Pede karena banyak kumpulan orang pintar bersekolah di SMA ini. Author merasa tidak pantas bersekolah di sekolah ini. Akan tetapi karena pacuan dari keluarga untuk belajar dan belajar maka akhirnya Author bisa masuk di jurusan IPA saat naik ke kelas dua atau kelas XI IPA ![]()
Saat SMA Author juga satu kelas dengan sahabat lama yaitu Icha yang kebetulan teman SMP Author selama dua tahun (di kelas satu atau kelas X dan kelas dua atau kelas XI). Author juga punya sahabat di SMA di antaranya adalah Iqbal, Nugrhoho Adi, Inkaresa, Budi, Wahyu Pratama, Eko Dian dan masih banyak sahabat Author yang tidak bisa Author sebutkan satu persatu.
Tahun 2006 karena gagal SPMB,gagal di Akademi Angkatan Udara (karena minus 0.5) dan tidak dizinkan orang tua masuk STT Telkom (karena alasan financial), maka Author mendapat tawaran dari Pakdhe serta Om untuk kuliah di Universitas Bina Nusantara Jakarta, Universitas Trisakti, dan Universitas Gunadharma Jakarta. Ketiga Universitas tersebut merupakan pilihan dari Pakdhe dan Om untuk Author ketika Author hendak meneruskan study tingkat S1. Akan tetapi setelah pertimbangan dengan keluarga besar dari ibu maka pada akhirnya Author dikuliahkan oleh Pakdhe, Om serta tante Author di Universitas Islam Indonesia jurusan teknik Informatika. Di Kampus pada tingkat ketiga (semester 5) Author kebetulan diterima menjadi salah satu asisten laboratorium Sistem Dan Jaringan Komputer yang bertugas mengampu praktikum sistem operasi dan praktikum jaringan komputer. Author juga merencanakan konsentrasi studynya di Jaringan. Di kampus Author juga banyak sahabat antara lain Aditya Wicaksono(suhu Author untuk masalah jaringan, hardware,billiard), Dwira Maulana(Suhu Author untuk masalah programming), Barly Wicaksono (Suhu author untuk masalah browsing, social networking) dan sahabat sahabat author lain dari Lab Informatika Terpadu serta dari teman teman kampus yang tidak bisa disebutkan satu persatu di sini.
Secara garis besar dari About Author adalah pribadi yang selalu menjadikan pengalaman sebagai guru yang paling berharga. Selain itu Author adalah tipe orang yang traumatik pada peristiwa maupun hal hal yang bisa menjadikan Authir sebagai pelajaran hidup. Author juga orang yang selalu mencoba sesuatu yang baru dalam hidup ini ![]()
perjalanan hidup authornya keren neh…
betul sekalu pengalaman adalah gulu paling berharga…
hebat..hebat…
salut dech….:D
eh btw busway authornya bntar lg mo makan2 yach???:D
wah lutfi perhatian bgt nie….
gosip baru….
hahahahahaha
wew….
dasar tukang gosip…
y beginilah hidup jd artis..
digosipin sana sini…
wkwkwkwkwkwkwk…:p
ayo dit bsk tgl 18 minta makan2 ma authornya…
hahahahahaha,,,,,:))
tenang ja tar tak salip dia…
skalian abis tgl 18 km ya pi
hahahahahahaha
tenang ja tar tak salip dia…
skalian abis tgl 18 km ya pi
hahahahahahaha
mbah mbah, mbah adit……
dari tiga statementmu itu kali ini aku setuju yang statement nomer dua dan tiga
jadi seperti ini statementnya….
#tenang ja tar tak salip dia…
skalian abis tgl 18 km ya pi
hahahahahahaha
yang dikasih tanda # itu tidak dieksekusi mbah…..
wiii… salut dah..
serasa sedikit baca novel..hwahahahaha
gini ni, kalo orang introvert biasanya jago nulis..hehehe
* hal pertama yg bisa Ly ambil,kehilangan orang yg kita sayang emang biasanya mengguncang batin kita..
tapi kita tetep harus menghargai hidup yg udah diberikan Allah..
jgn mlakukan hal2 yg bisa bikin ortu kita sedih
mungkin lia paham alasanmu jd ngebut2 gak jelas itu.. itu bentu pelampiasan keputus asaan hida karna ditinggal eyang putri.
*setiap perjalanan hidup itu pasti membentuk kesan tersendiri bagi si individu.. dan pengalaman itu la yg secara gak langsung akan membimbing kita untuk masa depan yg lebih baik..
hehehehe
kalo masalah gak keterima di PTN, ya terima aja.. pasti ntar juga ada hikmahnya kok..
SEMANGAD ^^
wah kayaknya bakal tidur duluan saya sebelum abis baca semuanya heheh….
*kabuuuuur
wah wir mendingan itu kalo kamu baca ini nggak nambah ngantuk apa?
ini aku kasih linknya http://andri.cisco.or.id/blogs/about-2/
tapi yang namanya about kan panjang wir, tapi about nya link itu keren
lebih keren dari about saya
hai Hida! warna/i cerita masa lalu kamu seru bgt….. kpn nostalgia ke tk taman putera? Almamatermu ini butuh oksigen murni untuk bernafas!!!!
Bu Endah yang terhormat
terima kasih bu sudah mampir ke blog saya, apakah ibu guru TK Taman Putera?
maaf bu sebelumnya, di ingatan saya guru TK Taman Putera yang masih bisa saya ingat adalah Bu Yayuk, Bu Yun, Bu Par (Dulu kepala sekolah)
Ibu mulai mengajar tahun berapa di TK Taman Putera?
buset dah….!!!
hm… what a long story…
hihihi
thanks so much viva udah mampir ke tempat dimana aku suka coret-coret yang sederhana….maaf juga kalo telat bales comment nya
yup you’re right, long enough i think…cuma menuangkan pengalaman sederhana dalam bentuk coretan saja kok va
Mas Rochmad aku numpang tanya, aku ditawarin untuk magang di Prawedanet trus yang pgn aku tanyakan:
1. Tools2 apa saja yang harus dikuasai?
2. Bagaimana bapak2 pembimbing di Prawedanet baik2 kan?
3. Dapet uang transport kah ?
Mas aku ditawari untuk magang di Prawedanet,trus aku ada pertanyaan mohon dijawab ya.
1. Tools apa saja yang harus dikuasai untuk menujang pada saat kita Magang di prawedanet
2. Bagaimana bapak2 pembimbing di sana apakah killer atau santai2 orangnya?
3. Dapat penggantian uang transport ga?
Mohon dijawab ya mas, sebagai masukan untuk saya saat nanti magang di prawedanet.